Penjelasan Lengkap Mengenai Kalender Jawa dan Beberapa Jenis Kalender Di Dunia

Kalender sendiri pada definisinya merupakan sistem penyusunan waktu yang membagi periode waktu ke dalam bentuk tanggal. Tanggal sendiri meru.juk pada suatu hari spesifik dalam sistem tersebut yang ditandai dengan bilangan hari, nama/bilangan bulan, dan bilangan tahun. Artinya kalender ini merupakan suatu alat yang dimana digunakan sebagai penunjuk bilangan waktu, hari, bulan ataupun tahun yang memang sangat berguna bagi masyarakat modern. Bagaimana tidak, kehidupan masyarakat modern ini memang tidak terlepas dari kalender yang digunakan sebagai penunjuk waktu, masyarakat bisa hidup dengan terjadwal dalam melakukan sesuatu memang tak terlepas dari peran kalender.

Kalender sendiri pada umumnya dibedakan beberapa jenis pada fase penanggalannya. Dimana di tiap dunia memiliki jenis kalender bedasarkan fase penanggalan yang berbeda-beda mulai dari fase penanggalan berdasarkan perhitungan bulan, fase penanggalan berdasarkan perhitungan matahari hingga fase penanggalan berdasarkan perhitungan bulan dan matahari. Di Indonesia sendiri kita ketahui selain jenis penanggalan kalender menggunakan tahun masehi, juga pasti ada pada tanggal berdasarkan penanggalan jawaa. Lalu apa itu kalender penanggalan jawa atau kalender jawa, berikut penjelasannya.

Penjelasan Kalender Jawa Terlengkap Dan Pengimplementasiannya

Kalender jawa atau penanggalan jawa merupakan salah satu ciri khas jenis kalender yang ada pada Indonesia. Sudah menjadi istilah umum bahwa kalender penanggalan jawa sudah banyak diketahui orang dan diimplementasikan penerapannya. Lalu apa itu kalender penanggalan jawa. Kalender penanggalan jawa adalah sistem penanggalan yang digunakan oleh Kesultanan Mataram dan berbagai kerajaan pecahannya serta daerah yang mendapat pengaruhnya. Penanggalan ini memadukan sistem penanggalan Islam, sistem Penanggalan Hindu, dan sedikit penanggalan Julian yang merupakan bagian budaya Barat.

Kalender penanggalan jawa juga disebut sebagai Kalender Sultan Agungan karena sejarah awalnya yaitu diciptakan pada masa pemerintahan Sultan Agung (1613–1645). Sultan Agung merupaan raja ketiga dari Kesultanan Mataram. Saat itu, masyarakat Jawa menggunakan kalender Saka yang berasal dari India. Kalender Saka didasarkan dari perhitungan pergerakan matahari (solar), berbeda dengan kalender Hijriah atau kalender Islam yang didasarkan kepada pergerakan bulan (lunar). Oleh karena itu, perayaan-perayaan adat yang diselenggarakan oleh kerajaan tidak selaras dengan perayaan-perayaan hari besar Islam.

Pada penerapannya kalender penanggalan jawa di Indonesia masih banyak diterapkan pada beberapa hal misalnya seperti penerapan pada penentuan hari raya keagaamn seperti nyepi, saka, juga digunakan sebagai perhitungan masa tanam panen pertanian disebagian masyarakat Indonesia dan beberapa kegiatan adat serta budaya. Kalender penanggalan jawa ini sendiri tentu masih diterapkan oleh banyak masyarakat di Indonesia.

Selain Kalender Jawa, Ini Jenis-Jenis Kalender Penanggalan Yang Ada Di Dunia

Dalam dunia ini tak hanya kita mengenal kalender masehi saja dan kalender jawa seperti yang ada pada sistem penanggalan di Indonesia. Tetapi juga berbagai macam jenis kalender yang ada pada dunia dimana beberapa jenis penanggalannya memiliki jenis yang berbeda-beda. Berikut inilah beberapa jenis kalender penanggalan yang ada pada dunia dirangkum lombok.ac.id.

1. Kalender Hijriah

Salah satu jenis kalender yang ada pada dunia ini selain jenis kalender jawa seperti kita ketahui sebelumnya ialah kalender hijriah. Kalender hijriah atau disebut juga kalender Islami berpedoman pada pergerakan bulan, yang setiap tahunnya terdiri dari 12 bulan. Ada perbedaan selisih antara kalender Masehi dan kalender Hijriah, yaitu satu bulannya terdiri dari 29 atau 30 hari. Kalender hijriah ini sering kali digunakan pada umat Islam.

2. Kalender Tionghoa

Jenis kalender berikutnya yang ada di dunia adalah jenis kalender tionghoa, kalender tionghoa ini memadukan perhitungan peredaran Bulan dan Matahari, kalender Tionghoa mulai digunakan sekitar tahun 551 Sebelum Masehi. Kalender Tionghoa membagi satu tahun dalam lima fase yang disimbolkan dalam unsur, yakni kayu, api, tanah, logam, dan air. Dalam kalender ini, satu tahun terdiri dari 10 bulan atau 360 hari, yang satu bulannya berumur 36 hari. Sementara untuk satu bulan dalam kalender Tionghoa dibagi menjadi tiga pekan, sehingga satu pekan sama dengan 12 hari.

3. Kalender Saka

Kalender saka merupakan salah satu jenis kalender berikutnya yang seringkali digunakan pada dunia. Berasal dari India, kalender Saka menggunakan sistem perhitungan menurut Matahari dan Bulan, dimulai dari tahun 78 Masehi. Ada enam musim dalam kalender Saka, setiap musimnya berlangsung selama 2 bulan, sehingga ada 12 bulan dalam setahun.

Tentu penemuan kalender ini sangatlah membantu kehidupan masyarakat di dunia karena memang segala aktivitias bisa berjalan dengan lancar karena adanya kalender. Itulah beberapa jenis kalender berdasarkan jenis penanggalannya yang ada didunia beserta penjelasan lengkap mengenai sistem kalender penanggalan jawa yang bisa kamu ketahui.

Check Also

Partisi Hollow

Partisi Hollow: Solusi Praktis untuk Membagi Ruang dengan Gaya Modern

Apakah Anda sedang mencari cara untuk membagi ruang di rumah atau kantor tanpa harus repot …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *